Category Archives: Uncategorized

J-A-KA-A-ER-TE-A

Image

 

Tahun lalu, saya dan Melvi Meifitri, mendapatkan kesempatan untuk membuat feature tentang Setu Babakan, kami didaulat menggunakan pakaian adat khas betawi, berlaga bagai Abnon. Untuk taping selama satu jam, ternyata menggunakan pakaian Abnon ini gerah juga, padahal saat itu cuaca cukup bersahabat. Bisa bayangkan, setiap acara seremoni, Abnon selalu hadir, dengan atribut lengkap, padahal panas terik.

Liskol, Lokcan, Pisau raut, Kuku macan, dan Jas tutup. nama-nama tersebut merupakan atribut lengkap pakaian yang saya kenakan. ada sih artinya masing-masing, tapi lupa mencatat apa artinya. Nah, kalau yang Melvi kenakan adalah kebaya panjang dengan enam kancing (ini dari catatan Melvi) simbol dari enam kancing. lalu kain tumpal atau pucuk rebung, anting seketel, gelang listring, kalung tebar, dan peniti rante, tidak ada catatan kami artinya apa…tapi pasti ada maknanya… (kami saja yang malas mencatat, karena terlalu ribet taping dengan pakaian adat)

 

Setiap pakaian yang dirancang ternyata punya makna, dan simbol tertentu, tidak terkecuali pakaian adat ala Abnon, identitas budaya Betawi, ada dalam pakaian adatnya, sopan, genit dan anggun bagi perempuan, gagah, gahar, namun ramah bagi laki-laki. Percampuran budaya, hingga filosofi agama, dituangkan dalam pakaian, hebat!

Jakarta sebentar lagi ulang tahun, bulan yang saya suka setelah bulan ramadhan, dan kali ini letaknya berdekatan. Gambang kromong pasti terdengar di mal-mal, tv mulai memutarkan segala hal tentang betawi, dan sekelumit masalah Ibukota, belum lagi masakan khas betawi, oh iya, Jakarta Fair!

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Kembang Api di Awal Juni

Image

 

Foto di atas, diambil dari acara pembukaan Jakarta Great Sale 2013. Ada 74 Mall di Jakarta, hitunglah satu Mall punya 500 gerai rata-rata, tiap gerai menawarkan harga spesial, tahun lalu, jumlah transaksi selama Jakarta Great Sale: Rp. 10 Triliun. Belasan juta orang datang memadati Jakarta tiap Juni, menyambut HUT DKI Jakarta. Pasar potensial dengan pemasukan daerah gila-gilaan. 

Kita jadi seperti zombie, ketika melihat label diskon, kadang tanpa pertimbangan matang, langsung ke kasir, tanpa sadar membeli yang tidak perlu, karena harganya terlalu murah. Membeli apa yang kita butuhkan, ternyata sulit, karena sebenarnya kita tahu apa yang kita butuhkan, tapi akhirnya lupa. Ketika membuka plastik belanja, lalu bertanya dalam hati “lho, tadi saya ke mall mau beli travel bag, kok jadi malah jeans yang dibeli, padahal sudah punya banyak” besoknya, datang lagi ke Mall, lalu mulailah menimbang-nimbang “ih mahal juga ya travel bag satu ini” akhirnya keliling Mall, cari harga termurah, lalu “sepertinya travel bag tidak terlalu butuh, kalaupun mau pergi jauh, tinggal pinjam punya teman” selanjutnya “saya lelah, mau memanjakan perut” pergilah ke restoran fancy, sebelum sampai restoran, tiba-tiba lihat kerumunan orang ada antri tablet android murah, besok harga normal…

Nah, selanjutnya bisa terbayang kan, skema zombie belanja kita, lalu apa yang bisa kita lakukan? jika ingin “menikmati” Jakarta Great Sale, pergilah bersama teman yang expert dalam hal mengelola prioritas belanja. ya, mungkin tahun-tahun berikutnya, ada jasa shopping escort dengan biaya, 10% dari total belanja, barang-barang apa saja yang kita butuhkan, semakin tahu apa yang kita butuhkan semakin direkomendasikan, dan jika dia (shopping escort) menjerumuskan, karena faktor persentase belanja, berarti dia siap-siap dapat nama jelek. 

Seperti kembang api di awal Juni tadi malam, indah dilihat, tapi lenyap dalam beberapa detik, dan menghabiskan dana cukup besar. 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Yogyakarta

Ini liputan terakhir di metro tv. kurang semangat juga sih, well, I won’t tell any cebongan story, this sentimental moment brought to me to the lazy ass level, saat wawancara, ambil stockshot, hingga editing. salah satu spot tempat gua ambil stockshot, ya apalagi landmark yogya; tugu.

 

Image

 

fpto diatas diambil ga sengaja, sambil nemenin Wildan (camera person) tapi kok ya sayang kalo ga diapa2in. mbok-mbok dengan tongkat menantang tugu di siang hari…ceritanya begitu…

dan di hari kedua setelah muter-muter, punya kesempatan buat wawancara Sultan. jadi inget, waktu SMA, pernah tur keliling kraton, dan ga kebayang kalo bakal ketemu sama yang punya kraton beberapa tahun kemudian. dan ini pertama kali gua foto sama narsum. I met the king! can’t believe it (norak)

 

Image

 

ps. gua lagi belajar foto item putih, dan ternyata asik bgt!

2 Comments

Filed under Uncategorized

The You Know Who, Going Brit.

The You Know Who, beberapa waktu lalu sempat akustik di salah satu cafe di cipete, ditengah komunitas britpop. well this is sneak peak of emImage

 

sayangnya stella (keyboardist) sedang menuntut ilmu di negeri sebrang (katanya sih gitu) jadi bukan full format TYKW…

 

  Image

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Riana Rifani & Pascalis Iswari

Riana Rifani & Pascalis Iswari

Riana Rifani, ketemu waktu tes JDP Metro TV, mantan vokalis Minoru yang punya hobi dagang, yang paling labil seangkatan 😛

Pascalis Iswari, ketemu pertama kali pas masuk kelas JDP, mungil, punya tombol rahasia buat jadi hulk girl.

Leave a comment

March 29, 2013 · 10:18 am

Twitter and It’s pleasuring waste

Tahun 2009, twitter menjadi perdebatan saya dengan sepupu. Mempertanyakan fungsinya sebagai microblog. Dia bilang, twitter akan berkembang pesat, patokannya pengguna twitter di amerika. Bagi saya kala itu, buat apa menulis hanya 140 karakter, sama saja seperti sms. Kalau mau ngeblog, ya bikin saja blog, tidak usah buka akun twitter.

Akhir 2009, semakin menjadi- jadi kebiasaan menulis di twitter, hingga hal sepele, semisal telat bangun, dan telat 3 bulan (eh) diumumkan melalu twitter. Sadar tidak sadar fungsinya kala itu bertambah sebagai papan pengumuman.

Mulailah, “pedagang” juga ikut sebagai buzzer, bertambah lagi fungsinya, sebagai ajang berdagang dan promosi.

Beberapa selebritis dunia dan lokal pun juga mendadak sangat extrovert dengan mengumbar kehidupan pribadinya lewat twitter. Ingat beberapa tahun lalu, ngefans dengan Titi Kamal, kita harus berlangganan ke konten provider untuk tahu kehidupan sehari-harinya…ada yang pernah ingat kata-kata Nia Ramadhani “sms yang aku kirim, langsung dari hapeku, bukan dari manajer ku” *kira-kira begitu bunyinya. Ok saya
kala itu nggak pernah berlangganan lho. Nah sekarang, dengan follow @lindsaylohan misalnya, atau @parishilton kita bisa lebih dekat dengan mereka, dan gratis!

2010 merupakan kejayaan twitter, dimana banyak muncul tokoh-tokoh anonim, yang berbicara blak-blakan. Indonesia yang menggandrungi twitter bisa jadi merupakan bangsa pengeluh sekaligus kreatif, bagaimana kata-kata tidak lebih dari 20 kata bisa mempengaruhi orang lain.

Lucunya, banyak demam bintang twitter, yang terjebak untuk Terus twit karena ingin menambah follower *pathetic, 2011 ini, twitter sepertinya masih digandrungi. Akankah nasibnya akan sama seperti friendster di kemudian hari, mungkin iya. Kita lihat saja nanti ketika kicauan mulai sepi dan beralih, mungkin gonggongan atau miaw-an. Selagi masih bisa nyampah di twitter.

Silvano Hajid (beberapa tahun lagi akan bilang: see I told you)

Leave a comment

Filed under Killing time, Uncategorized

Ambon manise

It’s my first journey to Ambon, this land is too beautiful to be distracted by some blood for the name of dignity.

It’s confusing me…policeman asked me here, what’s my opinion about this situation, not clash nor chaos…I answered, people talked it was decoy. Somehow I agree about that statement. It’s make sense that far-away-land from Jakarta, could be field for the great one in this period to makes another issue.

Well, I guess I’m too naive to pretend that I don’t know who’s behind this, I’m viewing.

Two large community in Ambon has strong defense for their area, that’s true. Local has understand that keep Ambon stay in peace is their agenda…they had own trauma few years a go….

Man, they’re human, they even breath like you did, why you using them as decoy…

Leave a comment

Filed under Uncategorized