Mesuji

Mesuji.

Video sensasional, serupa dengan film slasher, dipertontonkan di komisi III DPR. Penutup tahun 2011 yang diharapkan bagi sang pelapor jadi sensasional. Masyarakat adat tulang bawang, dikepalai seorang jendral (satu angkatan dengan SBY) melaporkan video itu, bahwa terjadi pelanggaran HAM berat di Mesuji, Lampung.

Bukan cerita baru, bahwa perkebunan kelapa sawit jadi prahara bagi masyarakat setempat. Apalagi ditambah kultur transmigran. Masyarakat terdepak, hanya jadi buruh kasar. Niat diberikat lahan plasma, berujung pada kematian.

Dalam kurun waktu 10 tahun, puluhan korban tewas. Di beberapa titik, seperti PT. BSMI dengan warga Sritanjung, PT. SI dengan warga tugu roda, dan terakhir agak jauh dari Lampung, warga sungai sodong, sumsel, dengan PT. SWA.

Kita bahas lampung dahulu. Pengungsi di tugu roda. Sebelum digusur tugu roda merupakan lahan plasma yang dijanjikan. Masyarakat rata-rata membeli lahan tersebut seharga 4 juta rupiah per hektar (kebanyakan hanya mengolah 2 hektar). Si penjual lahan…salah satu oknum dari masyarakat adat tulang bawang, hal tersebut sesuai dengan pengakuan dari salah satu pengungsi, dia tidur diatas tikar dengan atap terpal, sambil menunjukkan ‘kartu olah tanah’ dalam kartu itu ada tanda tangan dan cap, masyarakat adat tulang bawang.

Ada 1000an KK pegungsi tugu roda. Nasibnya sama. Apalagi dijadikan komoditi oleh seorang jendral egosentris. Akhir tahun lalu, ada TGPF, tim gabungan pencari fakta. Tahun ini sepertinya…mesuji…case closed.

Memasuki desa sungai sodong. Perjalanan seperti membelah hutan kelapa sawit. Di sana semua halal, bayangkan film rambo, ya, seperti itulah keadaannya. Kelapa sawit membuat mereka kaya, hukum adat begitu tegaknya, sabu, membuat congkak. Anak-anak belum mulai usia belasan sudah berjudi. Barang surga bebas masuk di desa pinggir sungai.

Hal hal yang harus dihindari:

1. Bertatapan mata, dan berbicara dengan perempuan di sana
2. Jangan pergi sendiri, jangan pernah ke sana tanpa warga lokal
3. Tanah orang, jangan lawan adat

Tempat ini membuat saya tidak bisa bercerita banyak. Pada intinya, orang selfcentered bukan orang yang tepat memikirkan nasib pengungsi, dan warga yang tidak tahu apa-apa

20120429-232831.jpg

Advertisements

Leave a comment

Filed under jalankaki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s