Monthly Archives: August 2011

Fisik fisika fiksi

Pertama kali dengar kata fisika, kebanyakan dari kita langsung tutup kuping, apalagi saya!

Bahwa cara pandang kita terhadap fisik seseorang lebih susah untuk dipahami daripada rumus fisika. Kita harus menyadarinya, betapa mata kita terbuai oleh sesuatu yang terlihat cerah, orang lain yg bernasib sial anggaplah sebagai yg invisible dan bernasib sial. Ataukah hanya disorientasi pandangan kita sendiri yg terbentuk dari beberapa dekade oleh doktrin media.

Bahwa standard keapikan seseorang harusnya…….(isi sendiri titik-titiknya), well saya tidak munafik, bahwa luna maya jauh lebih menarik ketimbang mbok berek. Mungkin manusia sudah membentuk dirinya untuk memandang sesuatu yang berkilauan mempunyai nilai estetika tertinggi. Sejak dinobatkannya emas dan batu berkilau lainya sebagai benda yang berharga, sejak itulah kita mendapatkan bukti bahwa visi kita tak lebih tak kurang adalah fiksi, toh benda berkilauan akan sama hitamnya bila kita matikan lampu. Mata kita termanja oleh semua yang menyejukan pikiran, tanpa menganggap orang-orang marginal sebagai manusia, mungkin komoditi, ataukah hanya kotoran mata

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Clueless

Chat with my friend (she never go to Indonesia, and i never go to UK, we met iat singapore few years ago)
me: how about London riot? are you okay?
she: well, blackpool is far from london
me: how far? between jakarta to karawang?
she: heh?
me: sorry, I mean, between new york to new jersey?
she: nah, actually I never go to NY, umm maybe from sentosa, to malaysia
me: ok clear…

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Cerita Sagitarius

some cigarette and many cans of beer, Bintang on first list… ok this is the story

I never had some kind of relationship more than six months, why? boring, is in my blood that I can’t be alone, someone left me, ok I’ll search another one, and on and on…somehow it’s killing me.

First time at junior high school, also senior high school, even I confused set the date on prom, too many choices, so I decided to be alone…but on top note, I hate to be alone, so I keep finding someone, a girl with tattoo, a girlie girl, a musician, geek, models, women, tan girl, oh I had enough…

when I started, to decide serious relation, god randomly break my plan, it patterned, some judging me as player, and it’s hurt so much.

recently, I’m so fucked up with my life *err, my personal life, *err romance ones. I met someone, I break the rules of saggitarian, yeah I fall in love (maybe), she’s nice, she’s hot, but…boring, less than 2 months, I find another one…on the 3rd day we met, we make out on some mall’s parking lot, and it going to be fantastic when we try outdoor setting (sorry, it’s kinda weird for you to imagine). end up with: she left me, without any message! damn I didn’t realize that I just being fuck buddy! less than 1 week I can easily remove that memory from my head.

another day, I have 2 options, a girl that can break my heart many times, but I still love her (sure?) and new one, with complex personality…and I choose the new one, well it’s not going well, because she has boyfriend (a doctor) in her eyes, I just her ‘weekdays boy toy’ as a saggitarian who can’t be alone, I take the challenge, but not more than 1 month, she cheated, with another boy toy, so? I lefted…

Being alone again!

Now, some sweet and smart girl try to tease me, huh…I respond her dating challenge, but, after all, she left me earlier, without making any date…

But someone fill my head again! someone that I stalked from facebook until twitter and this is my 1st time stalking someone…

I don’t know, could I pass the “lonely boy back to be lonely” spell, or I create another spell?

Leave a comment

Filed under fasting season

Another story about Bima

Kuda Bima? sudah biasa, kuda cebol yang sedikit lebih besar ukurannya dari kambing bandot…lain tempat lain cerita, sebuah pesantren tradisional, umar bin khatab, di desa sanolo, bima, tiba-tiba jadi sorotan, sebuah benda diduga bom meledak, di salah satu bilik ponpes. bunyinya juga terdengar radius 2 km. nah benda yg meledak itu meninggalkan bekas, tidak terlalu dalam, hanya diameter 15 cm, dan kedalaman 10 cm, kenapa dampaknya besar sekali, hingga menewaskan satu pengajar di ponpes itu?

saat ponpes dikepung, ratusan orang membawa senjata, tombak, parang, panah, pedang, hingga belati, untuk menjaga ponpes…polisi mengepung ponpes agar abrory (pimpinan ponpes menyerahkan diri)…

namun ponpes akhirnya dalam keadaan kosong, ketika semua orang berhamburan kabur, saat memakamkan salah satu pengajar ponpes yang tewas saat ledakan…

kembali lagi, saya menyaksikan adegan penyisiran, pengumpulan barang bukti, 13 kali terdengar suara ledakan di sekitar pondok pesantren…ya, itu benda-benda yang sengaja diledakkan polisi…

singkatnya, saat gelaran barang bukti, ada satu notes rapih, tentang penyerangan sebuah polsek, lagi-lagi polisi mengarahkan kami, wartawan, untuk menyorot notes itu…

janggal…ada denah, hingga nama-nama polisi, lengkap beserta jabatannya, posisi duduknya, dan posisi pekerjaanya…sedangkan santri ponpes umar bin khatab dapat terciri dengan jelas, dari pakaian (ok kalau menyamar bisa saja) dari fisik, perawakan, hingga gaya bicara? do..oh..

janggal berikutnya adalah, polisi telah mengirimkan intel, jauh sebelum ledakan, namun kenyataanya, mengapa sangat sulut sekali menemukan motif ledakan? padahal letak ponpes sendiri sangat mudah dijangkau kota.

lebih janggal lagi, Abrory selama pencarian, berada di rumah orang tuanya tidak jauh dari desa sanolo, tapi mengapa baru beberapa hari penagkapan dilakukan, itupun hasil negosiasi, dan Abrory menyerahkan diri…

disinilah, sepak terjang Abrory ditinjau lagi, banyak berita spekulan, abrory merupakan jebolan poso, maupun mindanau (saya tidak begitu yakin), orang tua abrory bilang, ia tidak pernah ke mindanau maupun poso, namun selepas sma pernah belajar, dan mengajar di pondok pesantren di jawa…(i wont tell the name, but it related with another suspect bombing scandal) ya, tidak semua pondok pensantren “identik” dengan skalndal bom, dan teror, dan tidak semua santri yang ada di ponpes yang sudah dicap sebagai pencetak “teroris” adalah teroris!

Satu lagi, mungkin, pemgingat bagi Polisi agar: Kerja yang bener pak! malu sama jabatan, kalo bisanya cuma tipe-ex

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Poso

isu teroris barang jadi merupakan komoditas bagi segelintir orang. Tapi buat saya, kata teroris adalah tabu. Bermula dari kejadian penembakan tiga orang polisi di kantor BCA cabang palu, jl. emy saelan…dua orang pelaku penembakan akhirnya ditangkap polisi, namun dua lagi melarikan diri hingga hutan tangkura.

Motif yang saya pegang dari awal: Dendam terhadap polisi, dan pelaku tindakan kriminal dengan sasaran polisi.

lanjut pada kisah pengejaran, sementara dua yang tertangkap Anto, bersama satu rekannya mendekam di sel polsek palu, dua lainnya lari ke hutan tangkura. Tim gabungan mencoba menyisir hutan yang cukup luas, membawa senjata, tapi tanpa alat navigasi yang memadai (kenapa saya bilang begitu) karena saya tidak melihat mereka membawa gps, minimal peta. berhari-hari pencarian dilakukan, beberapa kilometer dari tangkura, dekat dengan sungai poso, warga melihat keberadaan dua orang yang mencurigakan…
Target pencarian 10 hari akhirnya rampung, di hari ke 10, dua tersangka ditembak di tempat, memang saat kejadian saya sempat mendengar bunyi tembakan, sekitar lima kali…

cerita lucu dibalik pengejaran, kapolsek poso bilang, saat penembakan, ditengah kebun coklat, dua orang tersangka bersembunyi di sebuah gubug, untungnya salah satu polisi batuk, mereka keluar dari gubug (kapolsek keceplosan) langsung di tembak.

ok, lanjut lagi, tapi rilis yang kami dapatkan, sempat terjadi perlawanan antara DUA orang tersangka, dengan satu pleton tim yang diturunkan.

Beberapa hari, sempat ada cerita di hutan tangkura, saat polisi masuk dan menemukan dua tersangka itu, polisi (mungkin samapta) menembak dengan tangan gemetar, lalu? salah satu orang yang dikejar berkata “kau polisi masih baru saja, sudah berani kejar kami” ya, dua tersangka kabur lagi sambil tertawa.

Dalam penggerebekan di rumah Anto, polisi menemukan alat-alat pembuat bom, paku, sulfur, peluru, peta, dan banyak lagi…*err menurut saya, bisa jadi barang bukti yang terlalu rapih ini sebenarnya tidak dari rumah Anto.

Salah satu tim labfor bilang, “coba itu sorot sparepart motor” beberapa saat kemudian, ketika rilis sudah keluar, benar saja, motif Anto cs bertambah “jaringan pelaku curanmor”.

Kenapa di Poso? saya sangat marah, poso masih memiliki trauma, sisa-sisa kerusuhan masih terlihat, dari rumah-rumah yang terabaikan sepanjang poso pesisir…

Ust. Adnan Arsal bilang, kalau jaringan Anto, merupakan jaringan baru, tidak ada kaitannya dengan JAT, maupun jaringan lama Poso, mereka itu merupakan anak kemarin sore, yang sama seperti kebanyakan remaja pada umumnya, punya emosi yang masih belum stabil. Anto cs terbilang remaja, umurnya 20an, tapi tidak berhenti sampai di situ saja…

Back to basic! motif apa yang mendasari Anto cs melakukan penembakan? berdasarkan video amatir (yang orang-orang satu poso juga tahu) Anto mengaku dendam terhadap polisi, ia pernah dirazia, dan dipukul oknum polisi yang tidak bertanggung jawab.

Saat pengejaran masih berlangsung, banyak kejadian aneh di Poso, entah sponsornya siapa, penemuan 12 rangkaian bom yang masih baru, di tempat ibadah umat nasrani yang besoknya akan menjalani ibadah paskah…ini aneh, karena rangkaian bom masih baru, dan lucunya, bukan ciri umum bom di sulawesi (berdasarkan pengakuan salah warga di poso)…

Untungnya Poso tidak panas, Tambaro menjadi tempat terakhir teman-teman Anto bernapas, disanalah peluru begitu mudahnya dikeluarkan…

Kembali ke Palu, gelaran barang bukti pun dilakukan, kumpulan barang bukti itu:
3 senapan laras panjang, dua lainnya hasil rampasan (sisanya tidak penting)
kapolda bilang, dua-duanya hasil rampasan saat penembakan tiga polisi di palu…namun, dari video amatir, beberapa saat setelah penembakan, satu senjata diamankan, senjata lainnya di bawa salah satu polisi yang selamat, jadi seharusnya hanya ada satu senjata yang dirampas.

sebenarnya ceritanya masih banyak lagi, tapi lebih baik cukup sampai disni, intinya jangan bangunkan macan yang sedang tidur, kini Poso tenang, jangan diusik lagi. Catatan juga bagi polisi, bukan berarti orang yang memegang senjata punya kuasa untuk membuat orang lain terasa lemah, dendam yang tersimpan, bisa jadi senjata makan tuan. Harusnya Polisi punya koreksi sendiri, lebih tepatnya revisi, yang salah biarkan salah namun melakukan perbaikan, dan bukan menutupi apa yang seharusnya menjadi salah.

Leave a comment

Filed under Uncategorized