Robin Hood, Kisah klasik untuk Indonesia

Saya muak, melihat mereka berulah, Rekening gendut Polri, konversi gas berakhir petaka, sikut sana sini, pasal karet, haus kuasa. semua demi uang dan minyak. shit.

Robin Hood, cerita maling romantis pembela kaum miskin. ok, dalam kehidupan nyata, petani dari sisilia Salvatore Giuliano, pola maling nya sama, mencuri ‘barang’ orang kaya, lalu membagikannya pada yang miskin, sama halnya dengan Billy the kid, dari Mexico, Ishikawa Goemoen dari Jepang, atau si Pitung?… mereka dicintai kaum miskin, tapi dibenci kaum borjuis, termasuk kaum birokrat, mati mengenaskan dengan cara yang berbeda-beda. INGAT ITU TERJADI PADA PERTENGAHAN ABAD 20. Lihat polanya sekarang sama, yang membela kaum mayoritas (dalam minoritas)…err pembela kaum tertindas, pasti ber ujung mala petaka, si borjuis menang, si birokrat puas. Sistem Komunis bisa jadi jawabannya, mungkin? I don’t know, komunis yang selama ini buruk nyatanya hasil propaganda barat toh, I dont know, I just fucking piss off! hell no, god put stupid people in our government, that’s true, back off!!!

Advertisements

Leave a comment

Filed under Killing time, renungan relung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s