Dee, Malaikat juga tahu…

Waktu hectic urusan pekerjaan dengan load yang semakin parah, saya nggak tahu harus ngapain, di mobil, ditengah-tengah macet, di tengah-tengah tenggat waktu yang sempit, hmm…radio memutarkan lagu yang simple, tapi bagi saya bermakana banget. kenapa ? ia saya jadi mengerti peran orang tua selama ini, yang jujur saya akui sering saya sepelekan. Lagu itu membuat saya merenung, memang cerita dalam lagu itu bukan ditunjukkan bagi saya, tetapi bagi seorang anak, tentang cinta seorang ibu. saya merasa sangat bersalah selama ini kepada orang tua, nggak tau gimana ditengah-tengah hectic ini kok saya butuh banget perlindungan dari kedua orang tua, saya sugesti kalau saat-saat terpojok, lalu tiba-tiba ada orang tua di samping, semua ketakutan akan lenyap. dalam titik itu saya sadar sekali saya ini masih dalam tahap transisi, seseorang yang begitu ingin berbaktinya kepada orang tua dan seseorang yang ingin selalu berada di dekat orang tua. hmmm…setelah lagu itu selesai, tiba-tiba mata berkaca-kaca, lalu ditengah-tengah macet saya telpon kedua orang tua saya…ahhh lega, it realesed me from abstract things called “afraid”, glad to hear your voice mom and dad, glad to know you’ll okay out there, and glad to hear that you are always on my side. thank you

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s