Monthly Archives: October 2008

DRIM KOM TRU

GM, Goenawan Muhamad, tulisannya membuat saya berpikir dua kali, berkonsentrasi untuk memahami maknanya, Caping salah satunya. menurut saya dia begitu pintarnya, memiliki sebuah attitude yang membanggakan, yaitu; kebersahajaan. buku GM  terakhir yang saya baca adalah 99 essai tentang tuhan, “Tuhan & hal-hal yang tak selesai” (yeah, I have no comment about that book), semua tulisanya yang pernah saya baca membuat satu pemahaman baru, begitu beberapa pintu dibuka, tidak serta merta angin berhembus, tetapi perlahan-lahan, melihat dari berbagai sudut pandang melalui beberapa jendela. GM sampai saat ini tetap menjadi role model saya (walaupun tidak akan pernah bisa se ajaib dia). sekarang saya baru beberapa hari kerja di Tempo, dimana GM membagun majalah ini, dan kemarin, saya bertemu GM, tidak langsung bicara, tetapi hanya melihatnya dari jauh, melihatnya lantas menyimpulkan, “gila enak banget punya bokap kaya’ dia!!!”, hehehehe, diamanapun dia berada, dia begitu sederhananya bertutur, begitu pelannya masuk kedalam pori-pori seperti angin semilir yang menyejukkan.

Padahal dulu waktu kuliah, pernah bikin wishing list, salah satunya harus ketemu sama GM, hahahaha, dream come true, saya nggak perlu buku-buku saya ditandatangani, saya masih gagap bicara apabila ada kesempatan bertatap muka dengan GM, tetapi saya cukup puas dengan mengobservasi dari kejauhan, tentang kebersahajaannya. apalagi saat dia berbicara tentang “orang yang ke 10″ dari ayat sodom & gomora, tuhan tidak akan membuat malapetaka apabila ada 10 orang yang berprilaku baik di kota itu” jadilah kita orang yang ke 10 yang berprilaku baik yang menyelamatkan bangsa kita dari malapetaka. anyway dream come true, kerja di lingkungan idealis dan dinamis, di Tempo, di bagian yang saya sukai, dan menjadi bagian kecil dari tempo, majalah yang pada awalnya ada atas inisiatif GM, disamping tokoh-tokoh lainnya juga.

Advertisements

Leave a comment

Filed under Killing time

Tentang Blog

Saya sempat baca posting teman-teman blogger, seseorang begitu apatisnya melihat dunia blog, sehingga membuat berbagai statement yang perlu kita sadari “sangat menyepelekan peran blog”. as a notes, blog mungkin awalnya diciptakan sebagai jurnal pribadi seseorang, tetapi lama-kelamaan menjadi ajang berbagi informasi tentang segala hal, contohnya saya; satu tahun yang lalu saya sempat kesulitan mencari data untuk skripsi saya, dan ajaibnya saya cari di google tentang tema skripsi saya, dan mendapatkan referensi dari blog firmanyudha. atau waktu saya kehabisan ide membuat sketsa gambar, saya temyukan blog Carlson Ellis, dan langsung terinspirasi dari posting-posting sketsanya yang terus update, pengalaman yang lain adalah ketika saya mencoba meng upgrade handphone saya, ternyata ada blog yang memberi tips-tipsnya sekaligus softwarenya, atau tentang referensi liburan, saya temukan blog yang bertutur tentang liburan mencapai pantai-pantai perawan di Indonesia, WOW. blog, sampai saat ini memberikan saya banyak keuntungan, itu baru saya lho…coba saja kita tengok kampanye Obama, lihatlah jejaring sosialnya melalui blog, sukses besar mengambil hati kaum muda amerika, dan bahkan belahan dunia lain. so don’t ever to say that blog just like trash can, which is following the trend, full of fake identity (as you know, dalam dunia virtual sangat berbahaya apabila kita memperlihatkan detail profil kita bukan). nah setelah puas melihat ocehan-ocehan tidak penting orang itu (sorry tidak menyebutkan nama, tidak penting, dan tidak ada gunanya menyebutkan nama orang itu yang katanya pakar multimedia, tapi malah tidak mengetahui esensi dan perkembangan blog). Nah dari titik itulah saya kemudian mencari-cari website orang tersebut…sorry to say sumpah CUPU SEKALI, seperti kembali ke zaman 90 an.

Leave a comment

Filed under Killing time

a beginning of Genghis khan

Film yang sangat apik, sangat natural, wajah asli mongolia pada zamannya, penuh dengan tradisi yang

bersahaja sebelumnya. Cerita di mulai ketika beberapa klan di dataran padang mongol berkehidupan nomaden, kadangkala yang kuat memiliki lahan. Pemandangan yang indah sejak film dimulai, walaupun banyak adegan berdarah didalamnya, kita dapat mengetahui siapa sebenarnya genghis khan, yang kita tahu selama ini adalah; genghis khan; sosok brutal haus darah yang menguasai separuh dunia. Genghis khan muda digambarkan sebagai sosok yang kuat dan mempunyai pendirian, dia hidup sebagai manusia yang memegang teguh norma-norma di mongolia, walaupun pada akhirnya ia berperan sebagai pembuat norma. strategi perangnya, segalanya dalam film ini, merupakan suatu kebanggan bagi sinematografi Asia, sebagai catatan, Mongol juga salah satu nominasi film berbahasa asing terbaik dalam academy award.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Rasa

Berbicara rasa, berbicara juga tentang indera pengecap, tetapi, tidak berhenti begitu saja, definisi rasa tergantung konteks yang terjadi di dalam suatu lingkungan, dan dapat mencakup semuanya.

Rasa itu apa?

rasa adalah identitas yang teridentifikasi oleh bagian tubuh kita, apa mungkin? identitas dalam skala apa?

rasa yang diuraikan oleh lidah kita, rasa yang tersentuh oleh kulit kita, rasa yang ada ketika jantung kita berdegup, rasa ketika hati kita merasakan euphoria, banyak rasa yang dapat kita definisikan di tiap jenkal badan kita dalam keadaan sadar (dalam keadaan tidak sadar mungkin kita juga masih bisa memaknai rasa secara minimal, tergantung tingkat kesadaran alam bawah sadar kita).

di sini berbicara rasa, berbicara juga tentang hati, rasa yang dikehendaki dengan suasana euphoria yang sedang saya alami, bergejolak melalui pesan yang disampaikan otak. saya bisa melompat-lompat kegirangan dengan aura yang meletup-letup, atau tersenyum-senyum sendiri karena suatu kabar yang menggembirakan. tapi rasa juga dapat menjadi ‘senjata makan tuan’ ketika sudah menyentuh konteks agama, agama yang saya anut adalah Islam. Islam, bagi saya adalah agama yang dapat mengendalikan saya daris egala tindakan yang berlebihan, agama yang menjadikan saya lebih peka terhadap sesama, membuat saya menjadi manusia seutuhnya yang penuh dengan ketidaksempurnaan di hadapan Allah SWT.

Sampai titik inilah saya memahami tentang apa yang saya rasakan ini, sebaiknya tidak meluap-luap, sebaiknya tetap tenang, tuhan memberikan berkah sekaligus musibah, akan menjadi musibah apabila kita tidak dapat mengatur berkah itu dengan baik dan benar. berkah itu juga berkaitan dengan rasa, rasa gembira yanbg berlebihan, menjadikan seseorang yang riya, sejauh mungkin rasa dapat menghantarkan kita menjadi orang yang sombong dan picik, maka, yang bisa saya lakukan adalah, berdoa supaya saya tidak terbuai dengan rasa, dan tidak menjadi riya.

Leave a comment

Filed under Uncategorized