Sarapan dingin.
Sarapan dingin; makanan dingin di pagi hari; makanan dari lemari es di pagi hari. Menurut penulis, sarapan dingin sangat asosiatif dengan suatu perasaan kecewa, perasaan tanpa pengharapan, datar, murung, dan terkesan gelap. Pesan yang ada dalam cerita ini adalah tentang memahami suatu keadaan terburuk dan tetap bersyukur. Cerita adalah cerita, di dalam sarapan dingin terdapat gambaran tentang kehidupan tiga keluarga sebagai latar belakang beberapa tokoh utama. Konflik antara ayah, ibu dan ke dua anak laki-lakinya Dirga dan Haris, keluarga jawa yang kaku, bapak yang sangat kental dengan kultur jawa, ibu yang selalu menunduk dengan daya mempengaruhinya yang hebat menjadikan sosok dirga sebagai orang yang tidak mau terbebani, lebih-lebih haris yang memang mempunyai daya imajinasi yang tinggi, terobsesi dengan dirga, sehingga dia menganggap dirinya sebagai Dirga, semacam abnormal psychology – multiple personality yang cenderung obsesif, hingga pada suatu saat karena merasa dunianya runtuh Haris akhirnya bunuh diri. Ada juga hubungan antara ibu dan anak tunggalnya bernama Rhauma, keluarga konglomerat berlatar belakang kehidupan cina jawa dengan atribut sosialite, konflik mereka sebenarnya adalah beda persepsi, Rhauma yang labil, maniak, depresif yang dicari-cari dan sedikit gila menyalahkan tuhan atas semuanya, menyalahkan ibunya atas hidupnya, Rhauma positif HIV hingga pada akhirnya Rhauma depresi dan memulai sebuah permainan yang menyenangkan dengan alat yang dinamakan “Dirga”. Kehidupan yang lain adalah tentang keluarga Qorin dan Raihan, pada awalnya mereka adalah keluarga yang bahagia, hingga seiring dengan waktu berjalan kehidupan bahagia itu lambat laun hilang, ayah meninggal, Raihan OD, dan Qorin buta sejak kecil, buta dan sepi karena ibunya juga sudah runtuh hatinya, Qorin yang hidup dalam sepi. Gaza sebagai penutup, mengalami sebuah insiden, dia tuli, dan bertemu dengan Qorin, dimulailah hubungan antara orang buta dan orang tuli, tetapi pada akhirnya tidak ada akhir yang bahagia diantara semua tokoh.
Cerita-cerita tadi diramu dengan gaya penulisan yang melompat-lompat dengan kasar dan dengan alur maju mundur serta narasi dari semua tokoh bukan dari pihak ke tiga atau pihak pertama. Tujuan penulis adalah ingin membuat suatu pengalaman membaca yang berbeda, pengalaman membaca dengan mengernyitkan dahi, pegalaman membaca sambil berpikir. Sampai-sampai buku yang dibaca menjadi kusut.
jadi tunggu saja sampai bukunya beredar
terima kasih.
oh well, gue suka cara nulis elo Van..
ditunggu ya buku’nya
gue gratisan yaaaa
pake tanda tangan n foto pengarang
wakakakaka
jadul bgt yaks
^^
Sebenarnya agak sulit juga untuk dibaca, karena gak ada jarak/spasi paragaf, jadi mata agak letih.
Btw… nice to meet you
Hi blogger,
Saya Ervi dari http://www.ervioneinworld.blogspot.com/.
Saya sekarang sedang melakukan penelitian tentang motivasi blogger di
Jakarta untuk skripsi saya. Saya sangat mengharapkan para blogger
Jakarta, yang punya blog aktif di blogspot atau wordpress dan berusia
18-28 tahun, dapat berpartisipasi.
Caranya gampang, cukup klik link di bawah ini, lalu ikuti petuntuk pengisiannya.
Ini link kuesionernya:
https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dElMNWRTbGNDS1BGT3JtRHZVSUtUSFE6MA..
Mohon bantuan anda untuk mengisi dan share link/message ini kepada
teman-teman blogger anda.
Bantuan blogger Jakarta sangat berarti buat saya. Terimakasih.
Salam blogger Indonesia.
Regards,
Ervi